Showing posts with label Senibudaya. Show all posts
Showing posts with label Senibudaya. Show all posts

Wednesday, December 30, 2020

Menabik Ladin dengan Tabik

ULASAN ANTOLOGI PUISI

Saya sudah memiliki dua naskah Tabik.
SEPANJANG malam tadi saya telah santap antologi puisi ketiga sahabat saya Othman Aladin atau Ladin Nuawi. Ada senonimas saya dengan Ladin ini. Saya ada puisi Lembu (1979) beliau ada puisi Kerbau. Ternyata puisi Kerbau lebih popular dan menjadikan Ladin seperti hari ini, gagah dan terus menanduk dan "menebuk" dalam dunia puisi. 

Saya, sang Lembu yang lahir awal dari Kerbaunya, berundur awal mencari arah baru setelah melihat rumput kehidupan perlu berubah dan diubah. Pengunduran saya tepatnya, uzlah bukan murtad puisi tetapi menyimpang langkah lebih yakin dan berani dalam hidup. Menurun lembah juang yang lebih curam, politik. Walaupun tersenggang dari buana puisi tetapi tetap mengikuti dari jauh bersama kesibukan tersendiri.